Yen Meningkat untuk Pertama Kali dalam 7 Hari Terkait Laporan Ebola New York

Yen menguat untuk pertama kalinya dalam tujuh hari terakhir terhadap dolar pasca sebuah laporan media bahwa seorang pasien di New York City dinyatakan positif Ebola, mendorong permintaan untuk aset haven.

Mata uang Jepang menguat setidaknya 0,2 persen terhadap 16 mata uang utama pasca New York Times mengatakan tes lebih lanjut akan dilakukan untuk mengkonfirmasi temuan awal kasus ebola tanpa mengatakan di mana ia mendapat informasinya. Obligasi AS naik, sementara indeks berjangka Standard & Poor 500 melanjutkan penurunannya.

Yen menguat sebesar 0,3 persen ke level 108 per dolar pukul 10:03 pagi di Tokyo pasca merosot ke level 108,35 kemarin, level terendah sejak 8 Oktober. Yen menguat sebesar 0,2 persen ke level 136,71 per euro. Dolar stagnan pada level $ 1,2657 per euro. (izr)

Sumber: Bloomberg


COMMODITY

Emas Menuju Penurunan Mingguan Seiring Menurunnya Permintaan Haven

Emas menuju penurunan mingguan setelah 2 hari menurun seiring rilis data ekonomi AS memperkuat alasan untuk pemulihan, membatasi permintaan haven. Sementara palladium naik, menetepkan untuk kenaikan mingguan.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,231.71 per ons pukul 8:37 pagi waktu Singapura dari level $ 1,231.84 kemarin, menurut harga dari Bloomberg. Bullion menguat sebesar 0,5 persen pekan ini setelah melemah ke level $ 1,226.43 kemarin, level terendahnya sejak 15 Oktober lalu. Penurunan bullion hari ini pada hari ketiga akan memperpanjang penurunan bulan ini.

Dalam 4 pekan rata-rata klaim pengangguran AS turun ke level terendahnya sejak Mei 2000 silam, sedangkan Indeks Consumer Comfort Bloomberg pada kondisi ekonomi naik pekan lalu, rilis data menunjukkan kemarin, dolar menguat. Aset di SPDR Gold Trust, produk yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung terbesar, turun ke level terendahnya sejak November 2008.

Aset di SPDR Gold Trust turun menjadi 749,87 metrik ton pada 22 Oktober lalui, level terendahnya sejak November 2008 silam, menurut rilis data yang disurvei oleh Bloomberg. Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, menguat sebesar 0,6 persen pekan ini. (knc)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY

Ekonomi Eropa & China Membaik, Emas Turun Pada Hari ke-2

Emas berjangka turun pada hari ke-2 akibat tanda-tanda pertumbuhan ekonomi di China dan Eropa, sehingga mengurangi permintaan akan logam mulia tersebut.

PMI (purchasing managers index) industri manufaktur zona Eropa bulan Oktober lalu naik 50.7 dari 50.3, hal itu menurut Markit Economics yang berbasis di London. Laporan lainnya menunjukkan aktivitas manufaktur China juga mengalami kenaikan. Kepemilikan pada produk berbasis emas yang diperdagangkan di bursa mengalami penurunan 0.6% sepanjang pekan ini, menurut data dari Bloomberg.

Emas untuk pengiriman Desember turun 0.8% ke level $ 1,235.80 per ounce pukul 8:01 pagi di Comex, New York. Kemarin harga telah mengalami penurunan 0.5%. (bgs)

Sumber : Bloomberg


COMMODITY