Emas Bersiap Menuju Penurunan Dalam 2-Bulan Terakhir

Emas bersiap menuju penurunan bulanan untuk pertama kalinya secara berturut-turut pada tahun 2014 pasca menghapus gain untuk tahun ini terkait Federal Reserve mengakhiri program pembelian obligasi di tengah tanda-tanda pemuluhan perekonomian AS, memangkas permintaan emas.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan di level $ 1,200.67 per ounce pada pukul 8:46 pagi di Singapura dari level $ 1,198.85 kemarin, menurut harga Bloomberg. Logam kemarin turun ke level $ 1,196.07, merupakan level terendah sejak 6 Oktober lalu, sementara produk domestik bruto AS mengalahkan perkiraan pada kuartal ketiga dan China menyelidiki kenaikan ekspor logam mulia. Sementara obligasi dalam produk yang diperdagangkan di bursa terbesar turun ke level terendah dalam enam tahun terakhir.

Emas di perdagangkan sebesar 0,6 persen lebih rendah pada bulan Oktober ini pasca turun sebesar 6,2 persen bulan lalu, dan logam kemarin menghapus kenaikan tahun ini terkait Indeks Bloomberg Dollar Spot naik ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Pejabat The Fed pekan ini akan mengatakan pasar kerja telah membaik sehingga memutuskan untuk mengakhiri pembelian obligasi, dengan tetap mempertahankan komitmen untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup. Sementara Bank sentral telah mempertahankan suku bunga utamanya pada nol hingga 0,25 persen sejak tahun 2008 silam. (vck)

 

Sumber: Bloomberg


COMMODITY

WTI Menuju Penurunan Bulanan Tertajam Sejak 2012

West Texas Intermediate menuju penurunan bulanan tertajam dalam lebih dari dua tahun terakhir di tengah tanda-tanda bahwa OPEC akan meningkatkan output ke level tertinggi dalam 14-bulan terakhir bahkan minyak mentah turun ke pasar bearish. Sementara Brent turun di London.

Kontrak berjangka turun sebesar 0,3 persen di New York, menghantarkan penurunan bulan Oktober lalu sekitar 11 persen. Produksi dari 12 anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC)  meningkat sebesar 53.000 barel per hari ke level 30.974.000, merupakan keuntungan bulanan ketiga, menurut survei Bloomberg. Sementara Federal Reserve pekan ini mengatakan bahwa pasar tenaga kerja AS telah menguat untuk mengakhiri program pembelian obligasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Minyak telah turun ke pasar bearish di tengah meningkatnya pasokan global karena para anggota OPEC menolak panggilan untuk memangkas produksi jelang pertemuan kebijakan bulan depan. Sedangkan AS memompa di laju tercepat dalam lebih dari tiga dekade terakhir sementara produksi Rusia telah naik mendekati level tertinggi.

WTI untuk pengiriman Desember turun sebesar 27 sen ke level $ 80,85 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 80,95 pukul 11:54 pagi waktu Seoul. Sementara kontrak tersebut turun dari level $ 1,08 ke level $ 81,12 kemarin. Sedangkan Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 72 persen di bawah RSI 100-hari. Harga tersebut telah turun 18 persen di tahun ini. (vck)

Sumber: Bloomberg


COMMODITY

Emas Turun Menuju Level Terendah Tahun Ini

Emas menuju penurunan bulanan untuk pertama kalinya secara berturut-turut pada tahun ini dan turun menuju level terendah tahun ini karena Federal Reserve mengakhiri program pembelian obligasi di tengah tanda-tanda telah pulihnya perekonomian AS. Sedangkan perak turun ke level terendah sejak Februari 2010 silam.

Bullion untuk pengiriman segera turun sebesar 1 persen ke level $ 1,186.88 per ounce, merupakan penurunan terendah sejak 6 Oktober lalu, ketika harga menyentuh level terendah tahun ini dari level $ 1,183.24. Sementara logam diperdagangkan pada level $ 1,187.46 pukul 1:46 siang di Singapura, menurut harga Bloomberg. Harga tersebut memperpanjang penurunan mereka karena dolar naik ke level tertinggi dalam enam tahun terakhir terhadap yen pasca Bank of Japan (BoJ) secara tak terduga meningkatkan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sementara itu kemarin emas menghapus kenaikannya tahun ini terkait Indeks Bloomberg Dollar Spot naik ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir. The Fed pekan ini mengatakan pasar kerja telah pulih dalam memutuskan untuk mengakhiri pembelian obligasi, dengan tetap mempertahankan komitmen untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang cukup. Obligasi dalam produk yang diperdagangkan di bursa terbesar turun ke level terendah dalam enam tahun terakhir. (vck)

Sumber: Bloomberg


COMMODITY