Monthly Archives: March 2015

Negara Ini Jadi ‘Korban’ Baru Anjloknya Harga Minyak

Venezuelan President Chavez takes a sample of crude during weekly broadcast at nationalized oil field at Orinoco's belt

PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta -Sejak pertengahan tahun lalu hingga tahun ini, harga minyak dunia telah anjlok lebih dari 50%. Banyak negara produsen minyak dan perusahaan migas yang menjadi korban. Siapa korban terbarunya?

Adalah Angola, negara penghasil minyak di Afrika yang terhantam turunnya harga minyak tersebut.

Kondisi sosial ‎dan ekonomi Angola merana seperti Venezuela dan Rusia. Di Afrika, Angola merupakan negara produsen minyak terbesar kedua setelah Nigeria.

Dilansir dari CNBC, Selasa (31/3/2015), produksi minyak Angola mencapai 1,75 juta barel per hari. Ini menurut data Energy Information Agency (EIA).

Pendapatan Angola sangat tergantung oleh produksi minyak, yang menggerakkan perekonomian negara tersebut.

Menurut data International Monetary Fund (IMF), 97% dari total ekspor Angola di 2012 dari minyak. Sementara Venezuela hanya 95%.

Tahun lalu, penghasilan ekspor minyak Angola turun lebih dari 12% menjadi US$ 24 miliar, karena turunnya harga minyak.

Nilai ekspor minyak Angola mencapai 50% dari PDB negara tersebut. Dan di 2015, Angola memangkas harga minyaknya cukup tinggi, menjadi US$ 40 per barel, dari sebelumnya US$ 81 per barel.

“Anjloknya harga minyak membuat negara eksportir minyak harga membatasi anggarannya untuk konsolidasi. Ini bisa menimbulkan gejolak sosial,” kata Kepala Riset Komoditas IMF, Rabah Arezki.

Tidak seperti Venezuela, krisis minyak di Angola membuat mata uangnya turun ke level terendah sepanjang masa. Kondisi tersebut berimbas pada kebijakan moneter dan fiskal.

PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : www.detikfinance.com

 

Dikritik BBM naik turun, Menteri ESDM bilang sudah memikirkan rakyat

dikritik-bbm-naik-turun-menteri-esdm-bilang-sudah-memikirkan-rakyat

PT BEST PROFIT FUTURESDewan Perwakilan Rakyat kecewa dengan kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak akhir pekan lalu. Itu dinilai telah melanggar kesepakatan terdahulu bahwa pemerintah hanya bakal menyesuaikan harga komoditas primer itu di awal bulan.

“Dalam rapat dahulu kami setuju bahwa evaluasi harga BBM dilakukan setiap bulan. Tidak ada perkataan apabila keadaan begini-begitu, harga BBM bisa dinaikkan lebih dari satu kali dalam satu bulan,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Satya W. Yudha saat rapat kerja dengan Kementerian ESDM, SKK Migas, dan Pertamina, Jakarta, Senin (30/3).

Atas dasar itu, menurutnya, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM pada 28 Maret lalu sangat mengejutkan. Terlebih lagi, penaikan harga itu tanpa disertai komunikasi pada masyarakat.

“Kesepakatan menghapus subsidi dan merealokasikannya ke sektor produktif saja sudah merupakan hal luar biasa. Sesuatu yang hanya bisa kami lakukan oleh rezim Jokowi-JK,” katanya. “Namun, yang sangat mengecewakan, realokasi anggaran subsidi itu ternyata lebih banyak untuk suntikan modal BUMN.”

Menteri ESDM Sudirman Said beralasan, penaikan harga di akhir Maret itu untuk menekan lompatan selisih harga BBM terlalu ekstrem. Menurutnya, kemarin, pemerintah bisa saja menaikkan harga BBM sebesar Rp 1.000 per liter, sesuai usulan Pertamina.

“Namun, kami naikkan dengan besaran moderat seperti sekarang ini karena memikirkan rakyat. Ini juga tanda bahwa kami tidak menyerahkan harga BBM pada mekanisme pasar.”

Direktur Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, di ASEAN, harga bensin di Indonesia hanya kalah malah ketimbang Malaysia dan Brunei Darussalam. Selebihnya, harga bensin di Tanah Air termasuk paling murah.

“Bahkan jika dibandingkan dengan Filipina atau negara belum berkembang seperti Kamboja dan Laos,” katanya.

“Di Kamboja premium dijual Rp 17.000 per liter dan solar Rp 15.000 per liter.”

PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : www.merdeka.com

OnePlus Two, smartphone dengan sensor laser sidik jari

oneplus-two-smartphone-dengan-sensor-laser-sidik-jari

PT BEST PROFIT FUTURESOnePlus Two merupakan salah satu perangkat yang paling ditunggu konsumen di tahun ini. Betapa tidak, spesifikasi yang diusung oleh handset ini bahkan tak kalah dengan Samsung Galaxy S6.

sebuah rumor terbaru mengungkapkan bahwa smartphone ini bakal dilengkapi oleh salah satu teknologi terbaru, yang mereka sebut dengan ‘laser focus’ sidik jari, seperti yang dikutip dari Ubergizmo (29/3).

Belum diketahui secara pasti fungsi rinci dari teknologi anyar ini. Kemungkinannya adalah sensor sidik jari yang tertanam di dalamnya nanti bakal lebih mudah dan akurat memindai jari lebih dari sensor biasa. 

Sekadar informasi, spesifikasi yang nantinya bakal dibawa oleh perangkat ini adalah layar qHD dengan ukuran 5,5inci, dukungan Qualcom Snapdragon 810, dan baterai yang lebih kuat dari OnePlus One, yakni 3100mAh.

Diperkirakan, perangkat ini bakal rilis pada bulan September mendatang.

PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : www.merdeka.com