Monthly Archives: January 2016

Ini Dia Isi Perjanjian Konsesi Kereta Cepat JKT-BDG

0433f88f-f688-4cb8-94cf-0a240d8bf6f9_169 (2)

Jakarta -Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai pengembang kereta cepat Jakarta-Bandung belum menyepakati beberapa poin dalam perjanjian penyelenggara prasarana perkeretaapian (konsesi).

Padahal, perjanjian konsesi ini merupakan kelengkapan dokumen bagi Kemenhub untuk menerbitkan izin usaha penyelenggara prasarana perkeretaapian umum.

“Setelah perjanjian baru buatkan izin usaha. Kalau ini (konsesi) sudah selesai, Pak Menhub tinggal teken. Yang lain sudah oke (dokumen perlengkapan izin usaha), termasuk setoran uang (minimal Rp 1 triliun). Ini dasar untuk tanda tangan izin usaha,” kata kata Dirjen Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, di Kemenhub, Jakarta, seperti dikutip Jumat (29/1/2016).

Berikut ini, 5 poin dalam izin konsesi yang akan ditandatangani oleh KCIC dan Kemenhub:
Masa Konsesi maksimum 50 tahun sejak ditandatanganinya perjanjian (tidak dapat diperpanjang);
Pada akhir masa konsesi (setelah 50 tahun) prasarana perkeretaapian diserahkan kepada Negara Indonesia dalam kondisi tidak dijaminkan kepada pihak lain dan dalam kondisi laik operasi;
Apabila terdapat kegagalan dalam pembangunan dan pengoperasian maka menjadi tanggung jawab investor sepenuhnya dan tidak dibiayai oleh Pemerintah Indonesia;
Tidak ada Hak Eksklusif sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian (tidak ada monopoli);
Perjanjian tidak dapat dibatalkan atau diubah apabila ada perubahan kebijakan pemerintah di kemudian hari.
Setelah izin usaha penyelenggara dipenuhi, selanjutnya Kemenhub akan memproses izin terakhir atau izin untuk dimulainya pembangunan. Izin ini ialah izin pembangunan prasarana perkeretaapian umum.

Sumber : www.detikfinance.com

Waspada Gejolak Ekonomi Global, The Fed Tahan Suku Bunga

The Federal Reserve headquarters in Washington September 16 2015. REUTERS/Kevin Lamarque

The Federal Reserve headquarters in Washington September 16 2015. REUTERS/Kevin Lamarque

Washington DC -Bank sentral Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga acuan, pada pertemuan semalam atau Rabu waktu setempat. Keputusan ini diambil melihat kondisi ekonomi dan keuangan terkini.

Langkah The Fed menimbulkan aksi jual di bursa saham Wall Street, yang akhirnya ditutup turun tajam.

Keputusan The Fed ini memang ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar modal. Para investor saham menunggu apa yang akan dilakukan The Fed di tengah kejatuhan pasar saham dunia, dan perlambatan ekonomi dunia yang akan mempengaruhi perekonomian AS.
Para pengambil kebijakan di The Fed mengatakan, perekonomian AS masih tetap di jalurnya dengan pertumbuhan yang moderat, dan masih kuatnya penyerapan tenaga kerja, meski suku bunga dinaikkan secara gradual. Namun ada gejolak ekonomi global yang harus diwaspadai.

“Anggota komite memonitor ketat perkembangan ekonomi global dan sektor keuangan, serta bagaimana pengaruhnya ke pasar tenaga kerja dan inflasi,” demikain pernyataan The Fed, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (28/1/2016).

The Fed memang mewaspadai dengan serius, risiko gejolak ekonomi global. Bahkan disebutkan bahwa sejumlah anggota komite The Fed makin khawatir dengan kondisi ekonomi dunia terkini.

Sejumlah bankir di Wall Street memprediksi, The Fed hanya akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 3 kali di tahun ini, dan akan dilakukan setiap kuartal.

Sumber : www.detikfinance.com

Netflix di Amerika vs Indonesia Bagai Bumi & Langit

1e5cb934-12f8-4613-9085-604a171e293f_169

Jakarta – Netflix kini sudah tersedia di 244 negara termasuk Indonesia. Namun mereka menyediakan konten video yang berbeda di tiap negara karena masalah hak cipta. Berapa banyak sih video yang disediakan Netflix di Indonesia?

Pertanyaan itu bisa terjawab setelah melihat situs bernama Unofficial Netflix Online Global Search (uNoGS), yang merupakan situs database video yang ada di Netflix di tiap negara. Situs tak resmi ini terus diperbarui setiap hari, dan setiap orang bisa mencari judul film ataupun tv series yang ada Netflix.

Di situs ini dipampang jumlah video yang tersedia di Netflix untuk semua negara, dan Netflix Indonesia terlihat mempunyai 715 video, yang terbagi menjadi 529 film dan 186 TV series.

Sekilas, jumlah video ini memang terlihat cukup banyak. Namun dibandingkan dengan jumlah video yang ada di Netflix Amerika Serikat, ternyata angka ini tak ada apa-apanya. Di negara asalnya itu, ada 5.680 video yang bisa dinikmati oleh pengguna Netflix, terbagi menjadi 4.566 film dan 1.114 TV series.

Namun tenang, Indonesia bukan negara dengan jumlah video Netflix paling sedikit. Dalam daftar yang dipublikasikan oleh uNoGS itu, dari 244 negara, Indonesia ada di posisi 161. Sejumlah negara Asia Tenggara lain pun posisinya tak jauh dari Indonesia.

Sebagai contoh, di posisi 153 sampai 155 ada Kamboja, Malaysia dan Vietnam. Sementara Thailand ada di posisi 162, tepat di bawah Indonesia dengan 711 video.

Masalah hak cipta ini juga yang membuat Netflix memperketat aturannya. Kini mereka melarang penggunanya memakai virtual private network (VPN) untuk mengakses video yang tak tersedia di negaranya.

Sejumlah penyedia layanan VPN di dunia maya pun melaporkan bahwa Netflix sudah mulai memblokir alamat server VPN yang mereka gunakan.

Netflix berkilah bahwa kini layanan mereka sudah tersedia di banyak negara, sehingga tak perlu lagi menggunakan proxy ataupun layanan sejenis. “Jika konten kami kini sudah tersedia secara global, maka tak ada lagi alasan untuk menggunakan proxy ataupun unblocker,” ujar David Fullagar, VP content delivery architecture Netflix. (asj/asj)

Sumber : www.detikinet.com