Monthly Archives: June 2016

Qualcomm Modifikasi Snapdragon Demi Project Tango

7e34bd5d-ddca-4d15-ac09-16ab38abcfef

Jakarta – Qualcomm akan memodifikasi keluarga prosesor Snapdragon untuk menjalankan teknologi augmented reality (AR) di Project Tango.

Prosesor yang akan dimodifikasi itu adalah Snapdragon 652 dan 820, karena keduanya mendukung teknologi Tango, yang membolehkan pengguna tablet ataupun smartphone bisa bermain teknologi AR.

Dengan dukungan ini, vendor ponsel akan makin mudah dalam mengimplementasikan teknologi Tango ke dalam ponsel buatannya, demikian dikutip detikINET dari Venture Beat, Kamis (30/6/2016). Teknologi AR sendiri diprediksi akan menjadi bisnis tersendiri yang bernilai USD 120 miliar pada tahun 2020 nanti.

Qualcomm juga mengklaim kalau prosesor di seri 800 dan 600-nya di masa yang akan datang dipastikan mendukung teknologi Tango. Maksud dari dukungan ini adalah, semua algoritma dan sensor di Tango akan terhubung melalui prosesor Snapdragon.

Artinya, kehadiran prosesor tambahan untuk mengolah data dari bermacam sensor dan algoritma itu tak lagi diperlukan. Alhasil, konsumsi daya ponsel akan semakin berkurang, karena prosesor Snapdragon tersebut disebut hanya mengkonsumsi listrik dengan daya tak sampai 2 watt.

Dengan modifikasi tersebut, baik CPU maupun GPU dalam chip Snapdragon nantinya akan ‘bebas tugas’ dari pengolahan tambahan data, sehingga dapat berfungsi normal layaknya prosesor pada ponsel biasa.

Sumber : detik

Operasional Perluasan Terminal 3 Tunggu Izin Regulator

0d5c3ec5-8a24-4ff6-a3d2-ea3631a7a3d2_169

PT BESTPROFIT FUTURES, Jakarta – PT Angkasa Pura II (Persero) menghormati keputusan Kementerian Perhubungan yang menunda waktu pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta. AP II tengah menindaklanjuti hasil verifikasi untuk memastikan standar sarana dan prasarana terpenuhi.

“Sebagai operator bandara, AP II selalu menjunjung tinggi upaya penegakan peraturan atas penyelenggaraan dan keselamatan penerbangan,” ujar Head of Corporate Secretary & Legal PT AP II, Agus Haryadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/6/2016).

Agus mengatakan, temuan-temuan dari hasil verifikasi sebagian besarnya sudah ditindaklanjuti atau dipenuhi AP II. AP II dipastikan Agus juga memperbaiki dan melengkapi sarana serta prasarana untuk pelayanan yang baik dan keselamatan penerbangan.

“Adapun temuan yang hingga saat ini masih dicarikan solusinya adalah terkait peralatan pemantau lalu lintas di apron perluasan Terminal 3. Seiring dengan hal tersebut maka AP II akan memenuhi seluruh rekomendasi dari Kementerian Perhubungan sehingga operasional perluasan Terminal 3 pun hanya akan dilaksanakan setelah mendapat izin dari Pemerintah Indonesia,” jelas Agus.

Kemenhub memutuskan Terminal 3 Ultimate belum dapat beroperasi berdasarkan verifikasi lapangan pada 16 Juni 2016. Alasannya, masih ada beberapa persyaratan keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang belum terpenuhi.

Temuan yang didapat dari tinjauan lapangan di antaranya di bidang keselamatan, persyaratan bidang prasarana sisi udara seperti marka apron, peralatan dan utilitas, dan keselamatan lingkungan di Terminal 3 Ultimate belum terpenuhi.

Sedangkan dari sisi keamanan penerbangan, ada beberapa hal yang masih belum memenuhi syarat. Di antaranya masih terdapat kekurangan personel keamanan penerbangan yang masih kurang 44 personel dari kebutuhan sebanyak 412 personel. Kemudian pemasangan/penempatan peralatan pemantau keamanan (CCTV) belum terpasang sesuai dengan target dari 200 kebutuhan, di mana saat ini masih 160 CCTV.

PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber ; detik

MIUI 8 Punya Fitur Split Screen

35f331f2-f0c7-4c32-acea-42ff4d549c47

Jakarta – Setelah pertama dipamerkan Mei lalu, kini MIUI 8 versi beta besutan Xiaomi sudah bisa diunduh. Namun untuk versi penuhnya nanti, OS anyar itu disebut akan punya fitur split screen.

Versi final MIUI 8 diperkirakan akan tersedia pada beberapa minggu ke depan. OS ini disebut akan mempunyai perubahan tampilan visual yang signifikan, termasuk perubahan warna yang disebut akan mempunyai tampilannya lebih hidup, dikutip detikINET dari Gizmochina, Selasa (28/6/2016).

Selain tampilan, MIUI sepertinya sudah mengonfirmasi kalau fitur split screen multitasking akan hadir di MIUI 8. Sayangnya fitur ini belum tersedia di MIUI 8 versi beta yang sudah tersedia, namun kemungkinan akan tersedia dalam pembaruan minor terhadap ROM tersebut.

Xiaomi membenamkan fitur perekaman layar, juga dukungan pembayaran dengan otentifikasi sidik jari. Ada aplikasi pengeditan video dengan kemampuan mengubah filter dengan sekali tekan. Tersemat pula aplikasi kalkulator dilengkapi konversi dan perhitungan kurs mata uang yang real time.

MIUI 8 turut menyertakan aplikasi Notes dengan tampilan baru dan fitur power-saving mode yang anyar. Selain itu ada pula fitur scrolling screenshots untuk menyimpan satu halaman web menjadi sebuah foto.

Adapun jajaran perangkat yang dapat menikmati MIUI 8 adalah:

– Semua seri Redmi & Mi Note
– Mi 2/2S
– Mi 3
– Mi 4/4C/4S
– Mi 5
– Mi Max

Sumber : detik