Category Archives: Market

Dolar AS Menguat ke Rp 13.400

360fe1de-83e1-416d-8e13-025a0fb215ee_169

Jakarta -Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatannya terhadap rupiah. Pagi ini, mata uang Paman Sam itu bergerak di kisaran Rp 13.400.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, Rabu (15/6/2016), dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.361 dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.355.

Dolar AS terus naik hingga mencapai level tertingginya pagi ini di Rp 13.407.

Hingga pukul 09.24 WIB, dolar AS bertengger di posisi Rp 13.400.

Namun, secara year to date (ytd), dolar AS masih melemah terhadap rupiah sebesar 2,9%.

Sumber : detik

Wall Street Ditutup Negatif Terimbas Turunnya Harga Minyak

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange, November 16, 2015. REUTERS/Brendan McDermid

New York -Pasar saham Wall Street berakhir negatif menyusul turunnya harga minyak dunia hingga ke bawah US$ 40 per barel. Komentar Gubernur The Federal (The Fed) Janet Yellen makin menjurus ke adanya kenaikan suku bunga bulan ini.

Aksi penembakan di selatan California juga membuat investor melepas saham jelang penutupan perdagangan. Indeks sektor energi jatuh 3,1% dipimpin oleh saham-saham perusahaan migas.

Petinggi The Fed lagi-lagi memberi isyarat ada kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan ini karena ekonomi AS sudah mulai membaik. Pertemuan The Fed selanjutnya akan digelar pada 15-16 Desember.

“Saya sedikit kaget melihat Yellen begitu yakin (suku bunga bisa naik). Pernyataan ini ia lontarkan hanya dua hari sebelum pengumuman tenaga kerja dan sepekan sebelum pertemuan The Fed,” kata Michael O’Rourke, kepala investasi pasar dari JonesTrading di Greenwich, Connecticut, seperti dikutip Reuters, Rabu (3/12/2015).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 158,67 poin (0,89%) ke level 17.729,68, Indeks S&P 500 anjlok 23,12 poin (1,1%) ke level 2.079,51 dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 33,08 poin (0,64%) ke level 5.123,22.

Sumber ; www.detikfinance.com

Dolar AS Nyaris Rp 13.000, Wakil Ketua DPR: Lampu Kuning Buat Jokowi

dolarrupiah3

PT BEST PROFIT FUTURES – Jakarta -Jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) baru-baru ini tidak bisa dianggap sepele. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah lebih serius menghadapi situasi ekonomi terkini.

“Ekonomi kita sedang alami penurunan dalam beberapa dekade ini kan, sampai (dolar AS terhadap) rupiah Rp 13.000 ini yang harus kita perhatikan dan kita harus serius. Ini lampu kuning bagi Jokowi (Presiden Joko Widodo),” ujar Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

Meski menyatakan ekonomi RI dalam 10 tahun terakhir, atau selama masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengalami penurunan tapi Agus meminta pemerintah sekarang tidak menyalahkan pemerintahan masa lalu.

“Tim ekonomi Jokowi sulit hadapi ini, hanya bisa blame. SBY saja enggak pernah salahkan. Semua presiden pasti kasih yang terbaik untuk bangsa dan negara,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini.

Ia meminta tim ekonomi Jokowi memperkuat diri dalam menghadapi tantangan. Agus pun menyebut perjalanan rupiah kali ini berada di titik krisis.

“Kebijakan pemerintah harus dorong agar rupiah naik. Kalau begini terus kita pada posisi paling sulit. Sekarang ini sudah bahaya, lampu kuning,” tambahnya.

Nilai tukar dolar AS sempat mendekati Rp 13.000 awal pekan ini. Pasalnya, pelaku pasar sedang bersiap-siap Federal Open Market Committee yang digelar pada Rabu-Kamis kemarin.

Penguatan dolar AS tak hanya berhasil menekan rupiah, tapi juga mata-mata uang di negara dunia lainnya. Rubel Rusia yang terkena dampak paling parah, jatuh ke titik terendahnya sepanjang masa.

Setelah ada kepastian The Federal Reserve (The Fed) tidak terburu-buru menaikkan tingkat suku bunga acuan, nilai tukar dolar AS pun melemah. Rupiah pun langsung menguat hingga ke kisaran Rp 12.500. PT BESTPROFIT FUTURES

Sumber : www.detikfinance.com